Kopi Tubruk; Warisan Rasa Nusantara

Kopi tubruk bukan sekadar minuman. Ia adalah cara berpikir, cara bertahan, dan cara memaknai hidup. Di tengah gempuran mesin espresso dan tren manual brew modern, kopi tubruk tetap setia: sederhana, jujur, tanpa banyak gaya.

Buku ini mengajak kita menyelami dunia hitam yang sering dianggap biasa, padahal di sanalah tersimpan cerita tentang akar, budaya, perlawanan, dan kehangatan.

Dari sejarahnya di tanah Nusantara, filosofi di balik ampas yang tak disaring, hingga obrolan-obrolan sunyi di warung kopi yang menyembuhkan luka batin, kopi Tubruk bukan hanya membahas cara menyeduh, tetapi juga cara meneguhkan diri. Karena seperti hidup, kopi tubruk tidak selalu halus. Kadang pahit. Kadang pekat. Tapi justru di situlah rasanya lengkap.

Buku ini untuk siapa saja yang percaya bahwa kesederhanaan bisa menjadi kekuatan dan bahwa dari secangkir kopi tubruk, kita bisa belajar tentang sabar, syukur, dan keberanian untuk tetap menjadi diri sendiri.

Pergilah yang Jauh Nanti Ceritakan Disini

PENULIS:

Dudi Iskandar

Genre: Non Fiksi

Ukuran: 11×18 cm

Harga: –

Jumlah Halaman: –

Terbit: Mei 2026

ISBN: sedang dalam proses